Dewan Pendidikan B.U Mundur Saja Jika Tidak Mampu.

VoiceBengkulu.com Masyarakat Bengkulu Utara terkejut tentang pelantikan dewan pendidikan yang tiba tiba. membuat Ketua LSM-Ganses (Gabungan seluruh Suku).

Musalihim terpanggil nuraninya untuk berbicara.
Saya melihat ini di luar prosedur dan terkesan dadakan.padahal regulasinya sudah jelas diatur dalam PP Nomor 17 tahun 2010 bagaimana
cara perekrutan dewan pendidikan. Untuk Dewan Pendidikan Nasional 15 orang, Dewan pendidikan provinsi paling banyak 13 orang dan untuk dewan pendidikan kabupaten / kota paling banyak 11 Orang. Bukannya 13 orang seperti di Bengkulu Utara ini mengungkapkan musa. Perekrutan itu harus ada panitia yang merekrut calon dewan pendidikan dua kali lipat dari yang dibutuhkan .. proses rekrutmen yang dilakukan untuk Dewan Pendidikan harus melalui media cetak, elektronik bukan dengan asal tunjuk saja.

Menyaksikan masalah yang terjadi di dunia pendidikan Bengkulu Utara maka saya pada tanggal 30 Januari 2020 sengaja menghadap pihak dinas pendidikan melalui Kabid Guru dan tenaga kependidikan (GTK). Karena saya baru saja melihat banyak tenaga pendidik melamar menjadi PPK. Jika dibiarkan saya khawatir ini akan menghabiskan waktu pengajar kita di saat mereka bekerja di tempat lain.

Menurut pihak dinas pendidikan tidak ada peraturan yang mengharuskan tidak ada dua pekerjaan rumah pesta dinas pendidikan meminta mereka yang memiliki dua pekerjaan membuat perjanjian kerja mereka tidak menggangu kegiatan belajar mengajar. Jika terjadi juga di lapangan rekan LSM Dan media melaporkan ke dinas pendidikan khusus untuk GBD merangkap perangkat desa itu tidak bisa karena itu kami menyediakan pilihan untuk memilih salah satu kata katwanto untuk saya “kata musalihim lebih lanjut.

Ini pekerjaan rumah yang besar untuk dewan pendidikan Bengkulu Utara. Jika belum ada regulasinya ya minta sama DPR yang dibuat agar dibuat perda minta tenaga pendidik kita tidak selesai dengan jobnya yang lain. Segera buka call center tentang pengaduan masyarakat masalah pendidikan.
Jika tidak mau atau tidak mampu mundur saja, minta alasan tidak mau melaporkan oknum yang merupakan pekerjaan ganda sehingga terbengkalainya pendidikan di Bengkulu Utara karena oknum adalah anak, menantu, ponakan, ipar atau istri.
Selamat atas pelantikan dewan pendidikan kami warga Bengkulu Utara menanti bakti nyata saudara-saudaraku pungkas Musalihim.

author

Author: